Buku Manajemen Pendidikan
3. Prinsip Manajemen Pendidikan
Manajemen pendidikan memiliki beberapa prinsip. Berikut ini beberapa prinsip menurut para ahli
- 1. Menurut Henry Fayol (Pakar Manajemen dari Prancis):
- Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen yang secara umum berlaku untuk semua organisasi, termasuk organisasi pendidikan. Beberapa di antaranya yang relevan adalah:
- Pembagian kerja (division of work): Spesialisasi untuk efisiensi.
- Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility): Keseimbangan antara keduanya.
- Disiplin (discipline): Kepatuhan terhadap aturan.
- Kesatuan perintah (unity of command): Satu atasan untuk setiap bawahan.
- Kesatuan arah (unity of direction): Satu tujuan, satu rencana.
- Hirarki (scalar chain): Garis wewenang yang jelas.
- Keadilan (equity): Perlakuan yang adil.
- Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen yang secara umum berlaku untuk semua organisasi, termasuk organisasi pendidikan. Beberapa di antaranya yang relevan adalah:
2. Menurut Hadari Nawawi (Pakar Manajemen Pendidikan Indonesia):
Nawawi menekankan prinsip-prinsip yang berfokus pada sumber daya manusia dalam pendidikan, antara lain:- Prinsip partisipasi: Melibatkan semua pihak dalam pengambilan keputusan.
- Prinsip humanisme: Memperlakukan pendidik dan tenaga kependidikan sebagai manusia yang memiliki potensi.
- Prinsip profesionalisme: Meningkatkan kompetensi dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.
- Prinsip Efektivitas dan Efisiensi: penggunaan sumber daya yang ada dengan baik untuk mencapai tujuan.
3. Menurut E. Mulyasa (Pakar Manajemen Pendidikan Indonesia):
Mulyasa, dalam konteks manajemen berbasis sekolah, menekankan prinsip-prinsip:- Prinsip kemandirian: Memberikan otonomi kepada sekolah dalam mengelola sumber daya.
- Prinsip akuntabilitas: Sekolah bertanggung jawab atas kinerja dan hasilnya.
- Prinsip kerjasama: membangun jaringan dan kerjasama dengan berbagai pihak.
- Prinsip berkelanjutan: kegiatan manajemen yang terus menerus dan berkesinambungan.
Adapun Perbedaannya, Fayol memberikan prinsip-prinsip umum yang berlaku untuk semua organisasi, sementara Nawawi dan Mulyasa lebih fokus pada konteks pendidikan. Nawawi menekankan sumber daya manusia, sedangkan Mulyasa menekankan manajemen berbasis sekolah.
Prinsip-prinsip manajemen pendidikan mencakup pedoman umum dan pedoman khusus yang disesuaikan dengan konteks pendidikan. Prinsip-prinsip ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya pendidikan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.