2. Tujuan manajemen pendidikan

Tujuan manajemen pendidikan menurut para pakar pendidikan sebagai berikut

  • 1. Menurut Mulyasa (2007) dalam bukunya "Manajemen Berbasis Sekolah":
    • Mulyasa menekankan tujuan manajemen pendidikan pada peningkatan mutu pendidikan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien di tingkat sekolah. Tujuannya adalah menciptakan sekolah yang mandiri dan responsif terhadap kebutuhan siswa dan masyarakat.

  • 2. Menurut Hadari Nawawi (2003) dalam bukunya "Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Organisasi Non Profit":
    • Nawawi memfokuskan tujuan manajemen pendidikan pada pengelolaan sumber daya manusia, yaitu pendidik dan tenaga kependidikan. Tujuannya adalah meningkatkan profesionalisme dan kinerja mereka agar dapat memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.

  • 3. Menurut E. Mulyasa (2012) dalam bukunya "Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah"
    • Mulyasa juga menjelaskan jika Tujuan manajemen pendidikan adalah untuk mewujudkan proses pembelajaran yang, kreatif dan aktif. Menciptakan siswa yang aktif dan kreatif. Mencapai tujuan pendidikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mulyasa (2007) lebih menekankan pada manajemen berbasis sekolah dan peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Sedangkan Nawawi lebih memfokuskan pada manajemen sumber daya manusia dan peningkatan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan. Tapi tahun 2012, Mulyasa (2012) lebih menekankan pada proses pembelajaran, dan pencapaian tujuan pendidikan.

Meskipun terdapat perbedaan fokus, ketiga pakar tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan. Manajemen pendidikan bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan semua sumber daya pendidikan, baik sumber daya manusia maupun sumber daya materi, agar proses pendidikan berjalan efektif dan efisien, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.