Cara menerapkan teori DACUM kurikulum merdeka dijelaskan di buku pedoman.
Hasil dari proses DACUM adalah daftar jenis pekerjaan (okupasi) yang terkait dengan pekerjaan mencakup pengetahuan, keterampilan, peralatan, perlengkapan, sifat pekerja, dan kualifikasi pendidikan. Semua tugas berdasarkan keterampilan, pengetahuan, alat, dan perilaku pekerja yang positif.
Cara Menerapkan Teori DACUM di Kurikulum Merdeka SMK
Salah satu contoh strategi dalam mengembangkan kurikulum (SMK), yaitu DACUM.
DACUM merupakan sebuah pendekatan sekaligus akronim dari Developing A Curriculum yang berarti proses pengembangan kurikulum.
DACUM melibatkan para profesional dari dunia usaha, pemangku kepentingan bisnis, industri, tenaga kerja, pemerintah dan dunia pendidikan sehingga berharap terjalin hubungan bersifat kolaboratif.
Langkah kegiatan melalui tahapan:
- analisis pekerjaan;
- lokakarya validasi;
- tinjauan manajemen;
- analisis tugas dan finalisasi kurikulum; dan diseminasi.
Hal-hal tersebut merupakan langkah awal dalam proses pengembangan kurikulum yang pelaksanaannya secara sistematis sehingga menghasilkan rancangan kurikulum kejuruan yang berdasarkan pada realitas tempat kerja.
Langkah Kegiatan Penerapan DACUM di Kurikulum Merdeka SMK
Langkah kegiatan untuk melaksanakan proses DACUM:
- Menyelenggarakan workshop pendahuluan membahas kerja kolaboratif – daftar jenis pekerjaan (okupasi) untuk menetapkan tugas-tugas yang ada dalam lingkup pekerjaan.
- Melakukan analisis terhadap kompetensi esensial yang dunia kerja butuhkan, kesesuaian dengan potensi daerah, dst. Analisis ini menjadi basis bagi pembukaan konsentrasi keahlian dalam setiap Program Keahlian di satuan pendidikan.
- Memetakan kebutuhan terhadap kompetensi tersebut dalam mata pelajaran.
- Menyusun capaian pembelajaran sejumlah mata pelajaran kejuruan bersama dunia kerja.
- Mengidentifikasi kompetensi pendukung pekerjaan: pengetahuan dan keterampilan umum, perilaku pekerja (keterampilan pribadi dan interpersonal), peralatan, perlengkapan, persediaan dan bahan yang berguna, serta tren dan masalah kerja masa depan.
- Menyelenggarakan review manajemen yang berkaitan dengan bahan, alat, perlengkapan, dll.
- Mengembangkan kurikulum.
Pengembangan KOSP
- 1.1. Cara Menganalisis Karakteristik Sekolah pada Kurikulum Merdeka
- 1.2. Proses Berpikir Analisis Karakteristik Satuan Pendidikan pada Kurikulum Merdeka
- 1.3. 4 Cara Menganalisis Karakteristik Sekolah pada Kurikulum Merdeka
- 1.4. Analisis Perencanaan Pembelajaran pada KOSP Kurikulum Merdeka
- 1.5. Analisis Pembelajaran dan Kebutuhan Siswa pada KOSP Kurikulum Merdeka
- 1.6. Analisis SWOT pada KOSP Kurikulum Merdeka
Artikel Terbaru
- Paradigma Kurikulum Berbasis Cinta
- Tujuan Kurikulum Berbasis Cinta: Menuju Madrasah Penuh Cinta
- Kurikulum Berbasis Cinta: Menuju Indonesia Emas 2045KBC
- Kurikulum Berbasis Cinta dan Defisit Cinta: Realita dan Tantangan Dunia
- Kurikulum Cinta dan Perspektif Ilmu: Ontologis, Epistimologis, dan Aksiologis
- Kurikulum Berbasis Cinta: Dari Empati menuju Simpati