{"id":10117,"date":"2024-05-02T09:17:25","date_gmt":"2024-05-02T02:17:25","guid":{"rendered":"https:\/\/madrasahdigital.net\/?p=10117"},"modified":"2025-11-21T22:03:38","modified_gmt":"2025-11-21T15:03:38","slug":"prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/","title":{"rendered":"III.B.2. Prinsip Fleksibel dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka 2024"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/pengantar-nasmik-kurikulum-merdeka-2024\/\">KurikulumMerdeka2024<\/a>. Naskah Akademik Kurikulum Merdeka pada prinsip perencanaan kurikulum merdeka membahas tentang fleksibel dalam perancangan kurikulum. Fleksibel menjadi prinsip kedua setelah pengembangan kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter (profil pelajar Pancasila.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-vivid-purple-color has-text-color has-link-color wp-elements-131a1437ca861707b19c760605134fb0\">Pengertian Fleksibel dalam Perencanaan Kurikulum merdeka.<\/h2>\n\n\n\n<p>Pengembangan kurikulum harus fleksibel, yakni memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dan pendidik untuk mengadaptasi, menambah kekayaan materi pelajaran, serta menyelaraskan kurikulum dengan karakteristik peserta didik, visi misi satuan pendidikan, serta budaya dan kearifan lokal. <\/p>\n\n\n\n<p>Keleluasaan seperti ini dibutuhkan agar kurikulum yang dipelajari peserta didik senantiasa relevan dengan dinamika lingkungan, isu-isu kontemporer, serta kebutuhan belajar peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-4376d67d24859dc32c727d2cb3bb8ac2\">Implementasi Fleksibel di Berbagai Negara<\/h3>\n\n\n\n<p>Di berbagai negara, fleksibilitas menjadi arah reformasi kebijakan kurikulum saat ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya terutama untuk menjadikan kurikulum lebih relevan dan siap merespons dinamika lingkungan dan beragam perubahan, serta untuk memberikan ruang pembelajaran sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan peserta didik (OECD, 2020a). <\/p>\n\n\n\n<p>Di beberapa negara, fleksibilitas bahkan menjadi tujuan utama dilakukannya perubahan kurikulum. Di Inggris, strategi utama untuk merencanakan kurikulum lebih fleksibel adalah dengan mengubah aturan-aturan yang spesifik dan mengikat, menjadi panduan-panduan yang sifatnya hanya menganjurkan, bukan mewajibkan sekolah atau guru untuk mengikuti arahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, kurikulum yang sentralistik dengan menggunakan paradigma \u201csatu ukuran untuk semua\u201d (one-size-fits-all) mulai ditinggalkan (UNESCO, 2017).<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-vivid-purple-color has-text-color has-link-color wp-elements-7f6746754871c58091c420bf6f65eb19\">Fleksibel dalam Perencanaan Kurikulum merdeka.<\/h2>\n\n\n\n<p>Strategi serupa diterapkan dalam perancangan Kurikulum Merdeka. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-602b5fb6413da183becaf60d4501dacc\">Fungsi Panduan sesuai Prinsip Fleksibilitas Kurikulum Merdeka <\/h3>\n\n\n\n<p>Petunjuk teknis mulai digantikan dengan panduan yang lebih fokus pada prinsip-prinsip implementasi yang tidak terlalu teknis. <\/p>\n\n\n\n<p>Panduan juga dirancang sedemikian rupa agar tidak mengarahkan guru untuk mengikuti satu cara yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-e47d418db323a86c74822795869a4534\">Fungsi Contoh Perangkat Pembelajaran sesuai Prinsip Fleksibel  <\/h3>\n\n\n\n<p>Selain panduan, beragam contoh-contoh produk berkaitan dengan pembelajaran juga disediakan. Misalnya contoh alur tujuan pembelajaran, modul ajar, dan modul projek penguatan profil pelajar Pancasila. Hal ini bertujuan untuk membantu guru dalam implementasi kurikulum.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh-contoh harapnya tidak dipahami sebagai sesuatu yang harus diikuti, melainkan sebagai inspirasi untuk guru mengembangkan sendiri sesuai dengan konteks mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh-contoh yang diberikan juga lebih dari satu, sehingga tidak memberikan kesan bahwa satuan pendidikan dan guru di seluruh Indonesia perlu mengikuti satu contoh tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, fleksibilitas kurikulum akan makin terlihat jelas bagi satuan pendidikan dan guru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-813f9259f30bcaad8b80e3c9260607ea\">Tujuan dari Kurikulum Merdeka yang Fleksibel <\/h3>\n\n\n\n<p>Disediakannya panduan dan contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa kurikulum yang fleksibel bukan berarti membiarkan satuan pendidikan dan guru untuk mencari jalan keluar sendiri dalam pengembangan kurikulum operasional di tingkat satuan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, paradigmanya berubah dari pemerintah memberikan arahan atau petunjuk teknis menjadi pemerintah memberikan bantuan dan dukungan berupa panduan dan contoh-contoh. <\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas, namun juga memberikan bantuan dan dukungan kepada satuan pendidikan dan guru yang belum cukup mampu untuk mengembangkan kurikulumnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-vivid-purple-color has-text-color has-link-color wp-elements-9ad87bcd59f36ffd52784f8eeadfa7ba\">Fleksibel dalam Implementasi Kurikulum merdeka<\/h2>\n\n\n\n<p>Fleksibilitas juga menjadi prinsip dalam implementasi kurikulum. <\/p>\n\n\n\n<p>Menyadari keberagaman satuan pendidikan di Indonesia, implementasi kurikulum tidak akan dipaksakan dan berlaku sama untuk semua sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat kesiapan satuan pendidikan untuk mengimplementasikan kurikulum berbeda-beda, dan masing-masing membutuhkan dukungan termasuk waktu yang berbeda untuk menyiapkan diri dalam menggunakan kurikulum ini. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-dd7cbcefdf823c67b9ea34f7de5225eb\">Tahapan Belajar <\/h3>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, implementasi dirancang sebagai suatu tahapan belajar. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah merancang tahapan-tahapan implementasi yang dapat digunakan satuan pendidikan sebagai acuan bagaimana mereka akan mulai mengimplementasikan kurikulum secara bertahap sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-15e4292371fe8692db99e33d1ba1fd7e\">Manfaat Proses Transisi dalam Perubahan Kurikulum <\/h3>\n\n\n\n<p>Berikutnya, fleksibilitas dalam perancangan kurikulum juga menjadi dasar agar perubahan kurikulum dan\/atau transisi dari kurikulum sebelumnya ke kurikulum yang baru dapat berjalan dengan baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Kurikulum yang dikembangkan dan diimplementasikan secara kaku akan menghambat perubahan yang diinginkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, perubahan kurikulum dilakukan secara fleksibel dengan bertumpu pada kurikulum sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perubahannya tidak drastis atau sama sekali berbeda dibandingkan kurikulum sebelumnya, karena perubahan yang cukup besar relatif sulit untuk diikuti oleh para guru (Fullan, 2007; OECD 2020a). <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga merupakan upaya perubahan berdasarkan evaluasi kurangnya fleksibilitas di Kurikulum 2013.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perubahan sedapat mungkin hanya ditujukan untuk hal-hal yang dinilai perlu diubah. Artinya, perubahan tidak dilakukan sekadar untuk membedakan dari rancangan sebelumnya (misalnya atas alasan memberikan warna baru semata). <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, beberapa aspek dalam Kurikulum Merdeka sebenarnya merupakan kelanjutan saja dari Kurikulum 2013 atau bahkan kurikulum yang sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kajiannya tentang implementasi kurikulum baru di beberapa negara berkembang di Asia dan Afrika, Rogan (2003) menyatakan bahwa inovasi baru yang diperkenalkan sebaiknya tidak terlalu jauh dari kebijakan yang ada saat ini, masih berada dalam apa yang disebut Rogan sebagai \u201czone of feasible innovation\u201d atau zona di mana suatu inovasi masih memungkinkan untuk diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perubahan yang tidak drastis akan membantu memudahkan proses implementasi atau proses belajar guru. <\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip ini juga membantu perancang untuk mengidentifikasi lebih jeli tentang apa yang sebenarnya memang perlu diubah, sebelum menawarkan ide-ide baru dalam perancangan kurikulum.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-7eebdf823dde5fe5e76f9d3d169dc628\">Contoh Proses Transisi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka <\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, upaya untuk menguatkan pengembangan kompetensi dan karakter telah dimulai sejak tahun 2004 sampai Kurikulum 2013.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari Kurikulum Merdeka tidak<br>berubah, namun strateginya dikuatkan lagi, di<br>antaranya dengan memberikan alokasi waktu<br>khusus untuk pembelajaran berbasis projek<br>dengan memberikan alokasi waktu khusus untuk pembelajaran berbasis projek dalam struktur kurikulum. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, kegiatan yang berorientasi pada kompetensi umum (general competencies, transversal skills) dan pengembangan karakter ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang wajib dilakukan seluruh peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, Kurikulum Merdeka melanjutkan penguatan literasi dasar di PAUD dan SD kelas awal. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa masalah dalam pembelajaran literasi dini (early literacy) diatasi melalui penguatan kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan anak. <\/p>\n\n\n\n<p>Penguatan juga diterapkan pada literasi teknologi, literasi finansial, kesadaran kondisi lingkungan, penguatan pembelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasi di jenjang SMA, serta penguatan pelajaran Bahasa Inggris di jenjang SD.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-vivid-purple-color has-text-color has-link-color wp-elements-ef59578514d047de8de59781acac93d8\">Fleksibel dalam Kebijakan Pendidikan <\/h2>\n\n\n\n<p>Melihat dari sisi kebijakan, fleksibilitas kurikulum juga akan mudah dijalankan dengan cara meringkas jumlah acuan regulasi dan menyatukan regulasi untuk tiap jenjang pendidikan agar lebih mudah terakses dan satuan pendidikan juga dapat melihat benang merah antara kompetensi yang hendak dibangun di tiap jenjang pendidikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sangat penting dan melandasi banyak keputusan tentang rancangan kurikulum. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-85b48eba418983a0fbd02b4597d39574\">Prinsip Selaras dalam Desain Kurikulum <\/h3>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, fleksibilitas yang diinginkan juga tetap perlu didukung oleh desain kurikulum yang selaras (alignment) dan koheren (Hayes, 2003; McPhail, 2020; Mockler, 2018; Rata, 2019). <\/p>\n\n\n\n<p>Mengacu pada OECD (2020a) terdapat tiga keselarasan yang harus ada dalam kurikulum, yaitu <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>(1) keselarasan antara kurikulum, proses belajar (pedagogi), dan asesmen, <\/li>\n\n\n\n<li>(2) keselarasan antara kurikulum dan sistem tata kelola dan kompetensi guru, dan <\/li>\n\n\n\n<li>(3) keselarasan dengan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pembelajaran individu sejak usia dini hingga perguruan tinggi. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tiga hal ini menjadikan rancangan kurikulum perlu dipandang secara sistemik dan melibatkan lintas unit dalam sistem birokrasi pemerintah dalam proses kerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini kurikulum merupakan poros dari banyak kebijakan pendidikan (Kirst &amp; Walker, 1971; Trowler, 2003). <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, dalam merancang suatu perubahan kurikulum, implikasi terhadap kebijakan-kebijakan pendidikan lainnya perlu diperhatikan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-440ab08d9162628b425da30719ae4792\">Contoh Implementasi Prinsip Keselarasan dalam Kebijakan Kurikulum <\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, perubahan struktur kurikulum di SMA\/MA membutuhkan adanya keselarasan dengan peraturan tentang beban kerjaguru. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini kemudian berujung pula pada sistem pendataan dalam Dapodik. <\/p>\n\n\n\n<p>Demikian pula, ketika pelajaran Bahasa Inggris mulai diterapkan secara bertahap untuk jenjang SD. Strategi penyiapan guru membutuhkan perubahan kebijakan terkait linieritas dan kompetensi guru.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh lain keselarasan yang dilakukan adalah komparasi antara Capaian Pembelajaran dengan kerangka asesmen literasi dan numerasi dalam Asesmen Nasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Selaras dengan kebutuhan untuk menguatkan literasi, kebijakan Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran berbasis literasi di seluruh mata pelajaran, tidak hanya Bahasa Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena literasi tidak sekadar kemampuan membaca dan menulis apalagi melek huruf. Tetapi sebagai kemampuan kognitif untuk mengidentifikasi, memahami,menginterpretasi, mencipta\/berkreasi, dan mengkomunikasikan informasi melalui media cetak maupun digital dalam konteks dunia yang makin terkoneksi, sehingga informasi makin cepat dan mudah diakses (UNESCO, 2017b).<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena, itu semua mata pelajaran  berperan dalam mengembangkan kemampuan literasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip selaras ini juga mendorong peninjauan kembali transisi dari PAUD ke jenjang SD.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu faktor yang mendorong penekanan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung dengan lancar sebelum anak masuk SD adalah kurikulum di kelas 1 SD. Kurikulum yang padat dengan bacaan dan instruksi yang menuntut kemampuan anak membaca dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga, meskipun telah diatur bahwa kemampuan membaca dengan lancar tidak boleh menjadi syarat masuk SD.  Namun kurikulumnya cenderung menuntut anak untuk dapat membaca, menulis, dan berhitung dengan lancar (Andiarti &amp; Felicia, 2019).<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, salah satu upaya dalam perancangan kurikulum ini adalah menyelaraskan kurikulum PAUD dan SD terutama di kelas I dan II.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:45px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p>Sumber:&nbsp;<a href=\"https:\/\/bukuyunandra.com\/produk\/kajian-akademik-kurikulum-merdeka-2024\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Buku Kajian Akademik Kurikulum Merdeka 2024<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-white-color has-vivid-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color has-medium-font-size wp-elements-5a5175f3be02ddd4ccc407bd9d6140d8\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--30);padding-right:var(--wp--preset--spacing--30);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--30);padding-left:var(--wp--preset--spacing--30)\">Naskah Akademik Kurikulum Merdeka <\/h2>\n\n\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list is-grid columns-2 wp-block-latest-posts\"><li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-dan-strategi-implementasi-kurikulum-merdeka-di-naskah-akademik-2024\/\">V.A.1. Prinsip dan Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka di Naskah Akademik 2024<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/kajian-struktur-kurikulum-merdeka-di-naskah-akademik-2024\/\">IV. Struktur Kurikulum Merdeka di Naskah atau Kajian Akademik 2024<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-berfokus-pada-muatan-esensial-kurikulum-merdeka\/\">III.B.3. Prinsip Berfokus pada Muatan Esensial Kurikulum Merdeka<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/\">III.B.2. Prinsip Fleksibel dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka 2024<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/pengembangan-kompetensi-dan-karakter-prinsip-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/\">III.B.1. Prinsip Pengembangan Kompetensi dan Karakter dalam Perancangan Kurikulum Merdeka<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/3-cara-mencapai-profil-pelajar-pancasila-pada-kurikulum-merdeka-2024\/\">III.A.3. Tiga Cara Mencapai Kompetensi Profil Pelajar Pancasila pada Kurmer 2024<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\"><a href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/category\/nasmik-kurikulum-merdeka-2024-naskah-akademik\/\">Lainnya<\/a> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Naskah atau Kajian Akademik Kurikulum Merdeka Tahun 2024 yang menjelaskan Prinsip Perancangan Kurikulum merdeka. Salah satunya Prinsip Fleksibilitas<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[269],"class_list":["post-10117","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-nasmik-kurikulum-merdeka-2024-naskah-akademik","tag-nasmik-kerangka-dasar-kurikulum-merdeka-digital-madrasah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Digital Madrasah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-02T02:17:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-21T15:03:38+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"mydigital\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"mydigital\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"mydigital\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f\"},\"headline\":\"III.B.2. Prinsip Fleksibel dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka 2024\",\"datePublished\":\"2024-05-02T02:17:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-21T15:03:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/\"},\"wordCount\":1342,\"keywords\":[\"#Nasmik Kerangka Dasar\"],\"articleSection\":[\"2024 Nasmik Kurikulum Merdeka\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/\",\"name\":\"Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-05-02T02:17:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-21T15:03:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f\"},\"description\":\"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\\\/\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/\",\"name\":\"Digital Madrasah\",\"description\":\"Digitalisasi Madrasah Yunandra\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f\",\"name\":\"mydigital\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"mydigital\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/madrasahyunandra.com\\\/digital\\\/author\\\/mydigital\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum","description":"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/","next":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/2\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum","og_description":"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum","og_url":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/","og_site_name":"Digital Madrasah","article_published_time":"2024-05-02T02:17:25+00:00","article_modified_time":"2025-11-21T15:03:38+00:00","author":"mydigital","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"mydigital","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/"},"author":{"name":"mydigital","@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/#\/schema\/person\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f"},"headline":"III.B.2. Prinsip Fleksibel dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka 2024","datePublished":"2024-05-02T02:17:25+00:00","dateModified":"2025-11-21T15:03:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/"},"wordCount":1342,"keywords":["#Nasmik Kerangka Dasar"],"articleSection":["2024 Nasmik Kurikulum Merdeka"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/","url":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/","name":"Fleksibel Kurikulum Merdeka 2024 Prinsip Perancangan Kurikulum","isPartOf":{"@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/#website"},"datePublished":"2024-05-02T02:17:25+00:00","dateModified":"2025-11-21T15:03:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/#\/schema\/person\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f"},"description":"Prinsip Fleksibel dalam Perancangan Kurikulum Merdeka 2024 yaitu memberikan keleluasaan mengadaptasi, menambah, serta menyelaraskan kurikulum","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/prinsip-fleksibel-dalam-perancangan-kurikulum-merdeka-2024\/"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/#website","url":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/","name":"Digital Madrasah","description":"Digitalisasi Madrasah Yunandra","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/#\/schema\/person\/68e7617a99bbe4e06aaa9e8192c77e0f","name":"mydigital","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1e9f53157eb789f0d262d003eee01d50e565e656152e8d25e973c0b4618e4f5e?s=96&d=mm&r=g","caption":"mydigital"},"sameAs":["https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital"],"url":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/author\/mydigital\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10117"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12273,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10117\/revisions\/12273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/madrasahyunandra.com\/digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}